Selamat Datang di Website Resmi Muhammad Akbar bin Zaid “Assalamu Alaikum Warahmtullahi Wabarakatu” Blog ini merupakan blog personal yg dibuat & dikembangkan oleh Muhammad Akbar bin Zaid, Deskripsinya adalah "Referensi Ilmu Agama, Inspirasi, Motivasi, Pendidikan, Moralitas & Karya" merupakan kesimpulan dari sekian banyak kategori yang ada di dalam blog ini. Bagi pengunjung yang ingin memberikan saran, coretan & kritikan bisa di torehkan pada area komentar atau lewat e-mail ini & bisa juga berteman lewat Facebook. Terimah Kasih Telah Berkunjung – وَالسٌلام عَلَيْكُم

Kisah Maalik ibn Deenaar (Harta yang benar)



Sebuah pencuri menata dinding rumah Maalik ibn Deenaar pada suatu malam dan dengan mudah berhasil masuk ke dalam. Begitu berada di dalam rumah, sang pencuri kecewa melihat tidak ada yang benar-benar layak dicuri. Pemilik rumah berada di dalam saat itu, dia sedang sibuk melakukan sholat. 
Menyadari bahwa dirinya tidak sendiri, Maalik cepat mengakhiri doanya dan berbalik untuk menghadapi si pencuri. Tanpa menunjukkan tanda-tanda terkejut atau takut, Maalik dengan tenang menyampaikan salam damai dan kemudian berkata, "Saudaraku, semoga Allah memaafkanmu Kau masuk ke rumahku dan tidak menemukan apa-apa yang layak untuk diambil, tapi aku tidak ingin kau meninggalkanku Pulang tanpa mengambil beberapa keuntungan. " 
Dia berdiri, pergi ke bagian lain ruangan, dan kembali membawa kendi berisi air. Dia melihat ke mata pencuri dan berkata, 
" Aku pergi mencuri dari dia, tapi akulah yang akhirnya mencuri hatiku. Saya benar-benar bertobat kepada Allah, dan saya akan tetap berada di pintu [rahmat dan pengampunan-Nya] sampai saya mencapai apa yang telah dicapai oleh hamba-hamba-Nya yang penuh kasih dan penuh kasih. "
Moral & Pelajaran
Cerita ini memberi kita gambaran sekilas tentang kehidupan sederhana yang ditiru Imaams sebelumnya, yang sebagiannya memiliki rumah sederhana dan meninggalkan kehidupan duniawi dan harta benda, sedemikian rupa sehingga jika seorang pencuri masuk, ia tidak akan menemukan sesuatu yang berharga untuk dicuri. . Kita juga belajar tentang pengaruh bahwa berada di sekitar perusahaan yang benar terhadap kita, ini sesuai dengan hadits Nabi (semoga damai dan berkah Allah besertanya) di mana dia berkata: "Seorang pria beragama Sahabatnya, jadi biarlah salah satu dari kalian melihat siapa dia berteman. "(HR. Abu Hurairah pada Abu Dawud 4833)

Baca Juga: Penghapus Dosa Adalah Bertaubat Kepada Allah

Terimah Kasih atas kunjungan Ta' semoga artikel ini bermamfaat... @Wassalam

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kisah Maalik ibn Deenaar (Harta yang benar)"