Selamat Datang di Website Resmi Muhammad Akbar bin Zaid “Assalamu Alaikum Warahmtullahi Wabarakatu” Blog ini merupakan blog personal yg dibuat & dikembangkan oleh Muhammad Akbar bin Zaid, Deskripsinya adalah "Referensi Ilmu Agama, Inspirasi, Motivasi, Pendidikan, Moralitas & Karya" merupakan kesimpulan dari sekian banyak kategori yang ada di dalam blog ini. Bagi pengunjung yang ingin memberikan saran, coretan & kritikan bisa di torehkan pada area komentar atau lewat e-mail ini & bisa juga berteman lewat Facebook. Terimah Kasih Telah Berkunjung – وَالسٌلام عَلَيْكُم

Peran Strategis Guru



Faktor mentalitas menjadi penentu apakah guru mau menerapkan peran strategisnya dalam pendidikan. Sriyono,dkk mensinyalir bahwa  masih ada guru yang bersikap konservatif, enggan menerima dan melaksanakan suatu pembaharuan. Apalagi sesuatu pembaharuan itu menuntut pemikiran dan waktu yang lebih dari cara yang biasa mereka lakukan.
Oleh sebab itu diperlukan adanya revolusi mental dalam penerapan peran strategis guru. Guru perlu melakukan perubahan pola pemikiran konservatif yang kerap melekat pada dirinya. Salah satunya adalah dengan menggeser peranannya dalam pembelajaran. Dari pemberi informasi menjadi motivator dalam pembelajaran. Baca juga: Pergeseran Peran Guru dalam Pendidikan

                                 
Peran motivator bukanlah hal yang mudah bagi seorang guru dalam pembelajaran. Guru perlu memiliki kiat-kiat tertentu, dalam situasi dan kondisi tertentu, di samping perlu latihan dan eksperimen yang berkesinambungan.  Untuk menerapkan peran strategis guru dalam pendidikan, perlu dilakukan hal berikut ini:

1.Membimbing bagaimana siswa belajar.
Mengajar sesungguhnya adalah aktivitas untuk membimbing bagaiamna siswa belajar. Menggali, mengolah dan memanfaatkan hasil belajar berupa ilmu pengetahuan dan keterampilan praktis.

2.Metode mengajar bervariasi.
Menjadi motivator dalam pembelajaran dapat diaplikasikan dengan menggunakan metode yang bervariasi. Sering dikatakan bahwa tak satupun metode yang dianggap paling bagus, kecuali yang sesuai dengan karakteristik materi pelajaran, sarana dan prasarana yang tersedia dan karakter peserta didik.

3.Bersikap demokratis.
Sikap demokratis dalam pembelajaran yang terwujud dari gerak-gerik, mimik muka dan gaya bicara dalam mengajar. Sikap demokratis merupakan senjata ampuh untuk menciptakan suasana belajar yang kondusif dan menyenangkan.

4.Penggunaan media dan alat bantu pelajaran.
Alat bantu dan media yang digunakan hendaknya yang menarik perhatian siswa. Alat bantu dan media pembelajaran tidak terbatas pada benda dan alat canggih dan modern. Apa yang dimiliki guru, ruang kelas dan sekitar lingkungan sekolah, merupakan alat bantu dan media pembelajaran.

5.Link materi pelajaran.
Link materi pelajaran adalah keterkaitan antara satu materi pelajaran dengan materi yang lainnya. Pengaitan materi juga dapat dilakukan dengan pengalaman siswa sehari-hari. Keterkaitan materi pembelajaran dengan pengalaman siswa sehari-hari akan menarik minat siswa untuk belajar. Dalam hal ini, contoh dan ilustrasi yang digunakan guru hendaknya yang dekat dengan kehidupan siswa sehari-hari.
5 hal penting dalam menerapkan peran strategis guru,  sebagai motivator dalam pendidikan, memerlukan waktu dan latihan yang berkesinambungan. Artinya hasil penerapanya tidak akan dirasakan dalam waktu yang singkat dan terbatas. Baca juga yang ini: 10 Upaya Memperkuat Peran Strategis Guru
Syukran Jazakamullahu Khairan@

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Peran Strategis Guru"