Selamat Datang di Website Resmi Muhammad Akbar bin Zaid “Assalamu Alaikum Warahmtullahi Wabarakatu” Blog ini merupakan blog personal yg dibuat & dikembangkan oleh Muhammad Akbar bin Zaid, Deskripsinya adalah "Referensi Ilmu Agama, Inspirasi, Motivasi, Pendidikan, Moralitas & Karya" merupakan kesimpulan dari sekian banyak kategori yang ada di dalam blog ini. Bagi pengunjung yang ingin memberikan saran, coretan & kritikan bisa di torehkan pada area komentar atau lewat e-mail ini & bisa juga berteman lewat Facebook. Terimah Kasih Telah Berkunjung – وَالسٌلام عَلَيْكُم

Pemuda Yang Tumbuh Dalam Ketaatan

"Dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu Bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda, 'Ada tujuh golongan manusia yang akan dinaungi oleh Allah dalam naungan ('Arsy )-Nya pada hari yang tidak ada naungan ( sama sekali ) kecuali naungan- Nya:.... ( salah satunya ) seorang pemuda yang tumbuh dalam ibadah ( ketaatan ) kepada Allah..."1
Hadits yang agung ini menunjukan besernya keutamaan seorang pemuda yang selalu berusaha menundukan hawa nafsunya dengan senantiasa menjalankan ketaatan kepada Allah Ta'ala dan menjauhi perbuatan maksiat.2
Dalam hadits lain yang senada, Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda;
إنّ الله عزّ و جلّ ليعْجب من الشّا بّ ليْستْ له صبْوة
"Sesugguhnya Allah 'azza wa jalla benar-benar kagum terhadap seorang pemuda yang tidak memiliki shabwah".3
Maksudnya adalah pemuda yang tidak memperturutkan hawa nafsunya, dengan membiasakan dirinya melekukan kebaikan dan berusaha keras menjauhi keburukan. 4
Berapa faedah penting yang dapat kita ambil dari hadits ini :
1. Arti"naungan Allah dalam hadits ini adalah naungan Arsy_Nya, sebagiamana disebutkan dalam hadits Salman al-Farisi radhiyallahu'anhu, yang diriwayatkan oleh Imam Sa'id bin Manshur. Sanad hadits ini dinilai hasan oleh al-Hafizh Ibnu Hajar al-'Asqalani rahimahullah. Penggabaungan kata " naungan Arsy" disini dengan nama Allah, menunjukan kemuliaan dan keagunagan. 5
2. Masa muda merupakan masa primanya pertumbuhan fisik dan kekuatan seorang manusia. Ini merupakan nikmat besar dari Allah 'azza wa jalla yang seharusnya dimanffatkan dengan sebaaik-baiknya untuk amal kebaikan guna meraih ridha Allah.
3. Karena masa muda merupakan nikamat yang besar dari Allah 'azza wa jalla, maka di hari kiamat nanti, manusia akan dimintai pertanggungjawaaban akan nikmat ini dan ikmat-nikmat lainnya.
Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda;
" Tidak akan geser kaki seorang menusia dari sisi Allah pada hari kiamat ( nanti ), sampai sia ditanya ( dimintai pertanggujawaban ) tentang lima ( perkara ): tentang umurnya, untuk apa dihabiskannya? tentang masa mudanya, untuk apa diguankan? Hartanya, darimana diperoleh dan kemana dibelanjakan? Ilmunya, bagimana dia mengamalkan ilmunya?" 6
4. Imam Abul 'Ula al-Mubrakfuri rahimahullah berkata, " ( Dalam hadits ini ) Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam menyebutkan " seorang pemuda" secara khusus, karena ( usia ) muda adalah (masa yang ) berpotensi besar untuk didominasi oleh syahwat, disebabkan kuatnya faktor yang mendorong untuk mengikuti hawa nafsu pada diri seorang pemuda. Maka, dalam kondisi seperti ini untuk berkomitmen dalam ibadah ( ketaatan ) kepada Allah ( tentu ) lebih sulit dan ini menunjukan kuatnya ( nilai ) ketakwaan ( dalam diri orang tersebut )" 7
5. Islam sangat memberikan perhatian besar kepada para pemuda muslim dan mengarahkan mereka kepada hal-hal yang mendatangkan kebaikan bagi mereka di dunia dan akhirat.
Sumber; Majalah As-Sunnah, edisi 06 n0.06 Thn.XV Dzulqa'dah 1432 H
1. HR,al- Bukhary no.1357 dan Muslim no.1031
2. Lihat kitab Bahjatun Nazhirin 1/445
3. HR. Ahmad (2/263), At-Thabrani dalam al-Mu'jamul Kabir 17/309 dan lain-lain,
dinyatakan shahih dengan berbagai jalurnya oleh Syaikh Al-Albani dalam Ash-Shahihah n0.2843
4. Lihat kitab Faidhul Qadir 2/263
5. Lihat kitab Bahjatun Nazhirin 1/445
6. HR. at-Tirmidzy no.2416 , dan lain-lain, dianyatakan hasan oleh Syaikh Al-Albani
7.KitabTuhfatul Ahwadzi 7/
Semoga Bermamfaat, Shukran Jazakallah Khairan@


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pemuda Yang Tumbuh Dalam Ketaatan"