Selamat Datang di Website Resmi Muhammad Akbar bin Zaid “Assalamu Alaikum Warahmtullahi Wabarakatu” Blog ini merupakan blog personal yg dibuat & dikembangkan oleh Muhammad Akbar bin Zaid, Deskripsinya adalah "Referensi Ilmu Agama, Inspirasi, Motivasi, Pendidikan, Moralitas & Karya" merupakan kesimpulan dari sekian banyak kategori yang ada di dalam blog ini. Bagi pengunjung yang ingin memberikan saran, coretan & kritikan bisa di torehkan pada area komentar atau lewat e-mail ini & bisa juga berteman lewat Facebook. Terimah Kasih Telah Berkunjung – وَالسٌلام عَلَيْكُم

PENGERTIAN BELAJAR DAN PEMBELAJARAN



Kunci pokok pembelajaran itu ada pada seorang guru tetapi bukan berarti dalam proses pembelajaran hanya guru yang aktif sedangkan siswa tidak aktif, pembelajaran menuntut keaktifan kedua pihak. Suatu pembelajaran bisa dikatakan berhasil secara baik jika guru mampu mengubah diri peserta didik serta mampu menumbuhkembangkan kesadaran peserta didik untuk belajar sehingga pengalaman yang diperoleh peserta didik selama proses pembelajaran itu dapat dirasakan manfaatnya.
Belajar adalah suatu aktivitas yang disengaja dilakukan oleh individu agar terjadi perubahan kemampuan diri, dengan belajar anak yang tadinya tidak mampu melakukan sesuatu, menjadi mampu melakukan sesuatu itu, atau anak yang tadinya tidak terampil menjadi terampil (Siddiq, dkk. 2008:1-3). Sedangkan menurut Dimyati dan Mudjiono (2002:7) Belajar merupakan tindakan perilaku siswa yang kompleks. Sebagai tindakan, maka belajar hanya dialami oleh siswa sendiri. Siswa adalah penentu terjadinya proses belajar.
Menurut Oemar Hamalik (Sanjaya, 2008:6) Pembelajaran adalah suatu kombinasi yang terorganisir yang meliputi unsur-unsur manusiawi, material, fasilitas, perlengkapan dan prosedural yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan.
Berdasarkan beberapa pendapat di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa pembelajaran adalah suatu kegiatan belajar mengajar yang didalamnya terdapat interaksi positif antara guru dengan siswa dengan menggunakan segala potensi dan sumber yang ada untuk menciptakan kondisi belajar yang aktif dan menyenangkan.
Definisi Belajar Dan Pembelajaran
Dalam kehidupannya, manusia tidak pernah terlepas dari aktivitas atau kegiatan belajar. Aktivitas yang dilakukan oleh seseorang baik sebagai individu atau bagian dari suatu kelompok, pada hakekatnya adalah kegiatan belajar. Hal ini berarti bahwa belajar tidak pernah dibatasi oleh usia, tempat maupun waktu, karena perubahan yang menuntut terjadinya aktivitas belajar itu juga tidak pernah berhenti. Berikut beberapa definisi/pengertian mengenai belajar atau pembelajaran:
1. Menurut UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistim Pendidikan Nasional, Bab I Ketentuan Umum Pasal 1 ayat 20 (disebutkan Pembelajaran, bukan Belajar) Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar (UU Nomor 20 Tahun 2003. Pasal 1 ayat 20). Menurut Miarso (2008:30), definisi ini mengindikasikan bahwa ada lima jenis interaksi yang dapat berlangsung dalam proses pembelajaran, yaitu :
1) Interaksi antara pendidik dengan peserta didik
2) Interaksi antar sesama peserta didik
3) Interaksi peserta didik dengan nara sumber
4) Interaksi peserta didik bersama pendidik dengan sumber belajar yang sengaja dikembangkan, dan
5) Interaksi peserta didik bersama pendidik dengan lingkungan sosial dan alam
Adapun pada Pasal 1 ayat 1, disebutkan bahwa “Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara”.
Sedangkan pada Bab III tentang Dasar, Fungsi dan Tujuan, pasal 3 disebutkan bahwa “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab”
2. Menurut Burton dalam buku “The Guidance of Learning Activities”
Belajar adalah perubahan tingkah laku pada individu berkat adanya interaksi antara individu dengan individu dan individu dengan lingkungan, sehingga mereka mampu berinteraksi dengan lingkungannya.
3. Menurut H.C. Witherington dalam buku “Education Psychology”
Belajar adalah perubahan di dalam kepribadian yang menyatakan diri sebagai suatu pola baru dari reaksi berupa kecakapan, sikap, kebiasaan, kepribadian atau suatu pengertian.
4. Menurut James O. Whittaker
Belajar adalah proses dimana tingkah laku ditimbulkan atau diubah melalui latihan atau pengalaman. Belajar adalah suatu proses yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri di dalam interaksi dengan lingkungannya.
5. Menurut Abdillah (2002)
Belajar adalah suatu usaha sadar yang dilakukan oleh individu dalam perubahan tingkah laku baik melalui latihan dan pengalaman yang menyangkut aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik untuk memperoleh tujuan tertentu. Dari beberapa definisi ini dapat disimpulkan ciri-ciri umum kegiatan belajar sebagai berikut :
1) Belajar menunjukkan adanya suatu aktivitas pada diri seseorang yang disadari atau disengaja.
2) Belajar merupakan interaksi antara individu dengan lingkungannya
3) Hasil belajar ditandai dengan adanya perubahan tingkah laku.
6. Menurut Permendiknas Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses (Glosarium).
Pembelajaran diartikan sebagai usaha sengaja, terarah dan bertujuan oleh seseorang atau sekelompok orang (termasuk guru dan penulis buku pelajaran) agar orang lain (termasuk peserta didik), dapat memperoleh pengalaman yang bermakna. Usaha ini merupakan kegiatan yang berpusat pada kepentingan peserta didik.
7. Menurut beberapa ahli dalam buku “Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar” (Sardiman, A.M. – Rajawali Pers. Jakarta. 2011. Halaman 20)
1) Cronbach memberikan definisi “Learning is shown by a change in behavior as a result of experience”
2) Harold Spears memberikan batasan “Learning is to observe, to read, to initiate, to try something themselves, to listen, to follow direction”
3) Geoch, mengatakan “Learning is a change in performance as a result of practice”
Menurut Sardiman belajar adalah berubah. Belajar berarti mengubah individu yang belajar, bukan saja yang berkaitan dengan penambahan ilmu pengetahuan, akan tetapi juga terbentuknya kecakapan, keterampilan, sikap, pengertian, harga diri, minat, watak, dan penyesuaian diri. Dengan kata lain belajar adalah serangkaian kegiatan jiwa raga, psiko fisik untuk menuju ke perkembangan pribadi manusia seutuhnya, yang berarti menyangkut aspek cipta, rasa dan karsa, ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik.
8. Menurut Dalam buku Happiness Inside, Gobind Vasdev (Penerbit Hikmah. 2009) mengumpamakan belajar seperti menuangkan air dari botol ke gelas. Ia mengatakan ada 3 syarat (sikap mental) dalam belajar, yaitu :
Pertama adalah terbuka, hanya dengan berpikiran terbuka (open mind) suatu ilmu akan mengalir ke dalam diri seseorang. Seseorang bersikap terbuka hanya bila ia memiliki keingintahuan yang besar. Leonardo Da Vinci menjadikan “rasa ingin tahu” sebagai prinsip utamanya dalam belajar. Demikian pula Albert Einstein, yang mengatakan bahwa dia bukanlah orang yang punya bakat khusus, tetapi orang yang memiliki rasa ingin tahu yang hebat.
Kedua adalah kosong, sesuatu yang penuh tidak akan dapat menampung apa-apa. Hanya kekosonganlah yang dapat menerima sesuatu. Pikiran yang penuh dengan persepsi yang salah, terkadang menjadi penghalang besar dalam belajar.
Ketiga adalah lebih rendah daripada botol yang mengisinya. Ini mengandung makna bahwa siapapun yang belajar, harus merasa lebih rendah daripada yang memberi pelajaran. Bersikap rendah hati, menyadari bahwa masih banyak kekurangan adalah salah satu syarat dalam belajar.
Slameto (2010:2) menyatakan belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku secara keseluruhan, sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya.
Sardiman (2010: 20) menyatakan bahwa belajar merupakan suatu perubahan tingkah laku atau penampilan, dengan serangkaian kegiatan misalnya dengan membaca, mengamati, mendengarkan, meniru dan lain sebagainya.
Suhartono (2008) menyatakan belajar adalah keterlibatan langsung seseorang secara jasmani dan rohani dalam memperoleh pengetahuan, keterampilan, nilai-nilai, dan sikap yang berguna dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat.
Nana Syaodih Sukmadinata (2005) menyebutkan bahwa sebagian terbesar perkembangan individu berlangsung melalui kegiatan belajar.
Darsono (2001:4) mendefinisakn belajar ialah suatu aktivitas mental atau psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan, yang menghasilkan perubahan dalam pengetahuan-pemahaman, keterampilan dan nilai sikap.
Ngalim Purwanto, (1992 : 84) mengemukakan belajar adalah setiap perubahan yang relatif menetap dalam tingkah laku, yang terjadi sebagai suatu hasil dari latihan atau pengalaman.
Moh. Surya (1981:32), definisi belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru keseluruhan, sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri dalam interaksinya dengan lingkungan.
M. Sobry Sutikno mengemukakan, belajar merupakan suatu proses usaha yang dilakukan oleh seseorang untuk memperoleh suatu perubahan yang baru sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya.
Oemar H. Belajar adalah bentuk pertumbuhan atau perubahan dalam diri seseorang yang dinyatakan dalam cara-cara berperilaku yang baru berkat pengalaman dan latihan.
Slavin (2000:143) menyatakan, belajar merupakan akibat adanya interaksi antara stimulus dan respon.
Wingkel (1991) mengungkapkan bahwa belajar pada manusia merupakan suatu proses psikologi yang berlangsung dalam interaksi aktif subjek dengan lingkungan, dan menghasilkan perubahan-perubahan dalam pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang bersifat konstan/menetap.
Robert. M.Gagne (1977), mengungkapkan belajar merupakan sejenis perubahan yang diperlihatkan dalam perubahan tingkah laku, yang keadaaannya berbeda dari sebelum individu berada dalam situasi belajar dan sesudah melakukan tindakan yang serupa itu. Perubahan terjadi akibat adanya suatu pengalaman atau latihan. Berbeda dengan perubahan serta-merta akibat refleks atau perilaku yang bersifat naluriah.
Cronbach (1954) berpendapat Belajar ditunjukkan dengan perubahan perilaku sebagai hasil dari pengalaman.
Al Ghazali membuat pengertian, belajar adalah serangkaian kegiatan jiwa raga untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku dan ilmu pengetahuan sebagai hasil dari pengalaman individu.
Piaget mendefinisikan belajar adalah suatu proses perolehan pengetahuan yang dibentuk oleh individu itu sendiri karena individu melakukan interaksi secara terus menerus dengan lingkungan.
Ernest R. Hilgard, belajar merupakan proses perbuatan yang dilakukan dengan sengaja, yang kemudian menimbulkan perubahan, yang keadaannya berbeda dari perubahan yang ditimbulkan oleh lainnya. Sifat perubahannya relatif permanen, tidak akan kembali kepada keadaan semula. Tidak bisa diterapkan pada perubahan akibat situasi sesaat, seperti perubahan akibat kelelahan, sakit, mabuk, dan sebagainya.
Skinner mengungkapkan, bahwa belajar merupakan hubungan antara stimulus dan respons yang tercipta melalui proses tingkah laku.
Spears menyatakan, belajar adalah mengamati, membaca, menirukan, mencoba sesuatu sendiri, mendengarkan, mengikuti arah.
Edward Walter mengungkapkan, belajar adalah perubahan atau tingkah laku akibat pengalaman dan latihan.
Clifford T. Morgan, belajar merupakan perubahan tingkah laku karena hasil pengalaman sehingga memungkinkan seseorang menghadapi situasi selanjutnya dengan cara yang berbeda-beda.
Woodword, belajar merupakan perubahan yang relatif permanen, akibat interaksi lingkungan.
Crow & Crow, belajar adalah suatu perubahn dalam diri individu karena kebiasaan pengetahuan dan sikap.
Jadi dapat disimpulkan, belajar merupakan kegiatan sadar secara jasmani dan rohani oleh seseorang untuk memperoleh ilmu pengetahuan yang dibuktikan dengan adanya perubahan tingkah laku.
Semoga Bermamfaat, Shukran Jazakallah Khairan@a


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "PENGERTIAN BELAJAR DAN PEMBELAJARAN"